Nama gue Ricky, gue sekolah di sekolah SMA ternama di kota jakarta. Seperti biasa gue dan sahabat-sahabat gue yaitu Lucky, Salomo, Dimas, dan Baghas sebelum bel masuk berbunyi biasanya gue nongkrong bareng mereka dan gue mempunyai cerita dimana gue melihat seorang wanita berwajah Chinese, wajahnya putih dan tubuhnya sangat ideal banget seperti personilnya Girlband SNSD yaitu Yuri. Ok langsung aja gue mulai Cerita.
Pagi-pagi seperti biasa gue siap-siap untuk berangkat sekolah dan setelah bersiap-siap gue berangkat ke sekolah.
Di Kelas
Sesampainya gue di kelas gue menyapa geng gue dengan gaya khasnya artis Vj Boy William
"hallo Bro..." kata gue sambut mereka
"hallo bro, oh ya bro, gimana soal band kita...?" Tanya Salomo ke gue
"gampang aja, jadi..."
belum gue sempat ngomong udah bel tanda masuk udah berbunyi, pelajaran pertama yang paling gue benci adalah pelajaran sejarah, lalu saat semuanya sedang duduk manis datang bu Irna guru Sejarah membawa murid perempuan dan dia pun berkata
"Selamat Pagi anak-anak..."
"Pagi bu..." jawab anak-anak satu kelas
"Kalian mempunyai teman baru yang bernama Xiou Rin, rin coba kamu perkenalkan nama kamu..."
Pinta bu Irna kepadanya
"Hai semua, namaku Xiou Rin, kalian bisa memanggilku Rin..."
"Rin, kamu duduk ya di sebelah ricky ya..."
"iya bu..."
lalu rin berjalan menuju meja gue dan duduk di sebelah gue.
"Anak-anak coba kalian buka halaman 50, dan rin kamu karena murid baru berdua ya lihat bukunya sama ricky..."
"iya bu...
"Boleh tidak aku melihat buku kamu...?"dengan suara khas chinesenya
"oh, tentu saja boleh..." jawab gue gugup
lalu kami melihat buku bersama.
Saat Istirahat
Gue dan sahabat gue lagi kumpul bersama, lalu lucky bertanya ke gue
"ricky, loe enak ya bisa duduk se meja sama cewek chinese kenalin ke gue dong..."
"iya ky, loe harus kenalin ke kita..." timpal baghas
"Guys, bukannya gue gak mau kasih tau mendingan loe kenalan aja sendiri..."
"yeh.." jawab dimas
"oh ya ky, gimana nih soal band. kita, kita kurang satu personil lagi..." tanya salomo
"nah, gimana kalau gue ngajak rin aja untuk gabung di band kita..."
"Hah...!!!" Semua teman gue kaget
"kenapa? emang gak boleh...?"
"kata siapa gak boleh, tentu saja boleh sekalian biar bisa kenalan hehe...." kata dimas..."
"ok, gue ke tempat rin dulu..."
lalu gue ke tempat rin dan sesampainya di tempat gue melihat rin lagi membaca buku di kelas, lalu gue duduk di sebelahnya dan berkata
"hey..."
"hey..." jawab dia
"Sorry, aku ganggu boleh bicara sebentar...?"
"oh, tentu..."
"rin, kamu punya bakat nyanyi tidak...?"
"iya, memangnya ada apa...?" "enggak, aku cuman nanya aja oh ya kamu mau tidak gabung di band aku kebetulan di band aku kurang satu personil, kamu mau tidak...?"
"gimana ya, aku bisa nyanyi tapi aku gugup kalau di lihat banyak orang..." jawab dia
"udah tenang aja, kamu pasti bisa dan sekarang kamu mau gabung di band aku tidak...?"
"iya, aku mau..." jawab dia sambil tersenyum manis ke arah gue
Lalu gue mengajak rin ke tempat biasa gue nongkrong bareng, sesampainya di tempat lucky, salomo, dimas, dan baghas kaget saat gue membawa rin ke sini
"wah ky, ini kan..." kata dimas
"iya bro, kenalin ini rin..."
"hai semua..." sapa rin ke sahabat gue
"hai..." jawab semua sahabat gue
"rin, emang loe mau masuk di band kita...?"
belum sempat rin menjawab salomo membentak dimas,,,
"woy, yang sopan dong kalo ngomong sama cewek..."
"gak papa kok, oh iya aku mau gabung di band kalian boleh...?"
"boleh..." jawab salomo
Lalu bel tanda masuk berbunyi dan sebelum kita masuk salomo berbicara kepada kami
"gini, sepulang dari sekolah kita ada latihan, dan buat kamu rin kita akan tes vokal kamu nanti ok..."
"ok..."
lalu kami masuk ke dalam kelas dan pelajaran selanjutnya pun dimulai.
Saat Pulang
Pelajaran terakhir pun berakhir gue, rin, dan sahabat gue mulai ke tempat latihan
"ok, kita mulai sekarang terutama rin coba mulai dengan nada aiueo..." kata salomo
"A...i...u..." suara rin dengan nada yang membuat gue sedikit tertawa kecil
"ok, sekarang kita mulai latihannya dan rin kita mulai lagunya geisha jika cinta dia, kamu hafal kan lagunya....?"
"iya, aku hafal..."
lalu dimas memulai memukul stick drum
" 1 2 3..."
kami latihan selama dua jam lebih dan setelah selesai salomo berkata kepada kami
"Kerja bagus guys, oh ya kamu suaranya bagus juga..."
"terima kasih..." jawab rin
lalu kami pulang ke rumah masing-masing, saat gue ingin ke rumah gue gue melihat rin sedang jalan lalu gue menghampirinya dan berkata
"hey rin, tunggu...!"
"iya, ada apa...?" tanya rin<
"kamu rumahnya dimana...?"
"rumahku dekat dari sini, apa kamu mau mampir kerumahku...?"
"oh tidak, aku cuman nanya aja..."
"oh ya, hari ini kamu ada acara tidak..."
"tidak, memang kenapa...?"
"mau gak hari ini kita jalan..."
lalu rin diam sejenak dan menjawab
"mau, jam berapa...?"
"jam 4 sore..."
"ok..."
"oh ya, rumah kamu di mana...?"
"rumahku dekat dari sini, kamu hanya lurus dan belok kanan dan rumahku no.36 warna putih..."
"oh ok, sampai ketemu nanti..."
lalu kami berpisah dan gue jalan kerumah gue dan sesampainya di rumah gue langsung ke kamar gue dan tidur di ranjang.
Sore Hari
Gue bangun jam 3:31 lalu gue siap-siap bangun dari ranjang dan segera bergegas untuk jalan sama rin. Setelah gue siap gue langsung ke rumah rin.
Di Rumah Rin
Aku bersiap-siap untuk jalan bareng ricky, setelah siap-siap aku memakai pakaian bagus untuk ketemu ricky. Lalu aku mendengar suara ricky memanggil
"Rin... rin..."
lalu aku menjawab melalui jendela
"iya, tunggu sebentar..."
lalu setelah selesai bersiap-siap dan menemui ricky.
"hey, maaf lama nunggunya ya..."
"rin, ini beneran kamu..." tanya ricky yang membuatku bingung
"ya, iyalah memangnya siapa lagi...?"
gue kaget saat melihat rin memakai baju merah yang bernuansa cina dengan celana pendeknya, gue ampe bengong ngelihatin dia mulu lalu ia bertanya ke gue
"hey, ricky..."
"hah!..." gue tersadar saat dia memanggil nama gue
"kamu kenapa...?" tanya dia
"emggak-enggak papa kok..." gue berbohong sebenarnya dalam lamunan gue itu gue melihat rin kayak artis girlband korea SNSD yaitu Yuri dan mukanya seperti malaikat putih.
"rin, ayo kita jalan..."
lalu kami pergi ke mall ternama di jakarta, lalu gue menuju bioskop dan bertanya ke rin
"rin, mau nonton film apa...?"
"terserah kamu aja..."
"yaudah, aku beli tiket dulu kamu duduk aja ya..."
"iya..."
lalu gue membeli tiket setelah membeli tiket gue beli pop corn dan minuman lalu gue menghampiri rin
"rin, ini buat kamu..."
"thank you..."
"kita di sini saja dulu filmnya masih lama, by the way kamu asalnya orang mana...?" tanya gue
"aku aslinya orang cina, dan aku tinggal di indonesia sudah dua tahun..."
"kalau boleh tahu, ibu orang mana asalnya..."
"ibuku asalnya cina kalau ayah di jakarta..."
"oh..., rin ayo kita masuk filmnya sudah mau mulai..."
"ayo..."
lalu kami masuk ke teather dan duduk sambil menunggu iklan selesai.
Setelah selesai menonton kami melanjutkan untuk dinner bareng dan gue pun berkata
"rin, kamu mau makan di mana...?"
"aku mau makan A&W aja..."
"Ok..."
lalu kami ke tempat yang di maksud setelah sampai gue berkata ke rin
"kamu duduk aja di sini, aku pesan makanan dulu..."
"ok!..."
lalu gue memesan makanan dan setelah selesai memesan gue dan rin makan malam bersama. Lalu gue berkata kepada rin
"rin, boleh aku bicara sesuatu kepadamu...?"
"iya, boleh..."
"sebenarnya aku suka sama kamu..."
lalu rin terdiam sejenak lalu menjawab
"kamu suka sama aku...?"
"iya, emang kenapa kamu gak suka sama aku...?"
"oh, bukan begitu aku cuman heran aja kita kan baru kenal tadi siang dan kita belum juga akrab...?"
"ya, kalau kamu tidak suka sama aku ya tidak papa, tapi kita masih bisa menjadi sahabat kan...?"
"iya..."
lalu kami selesai makan malam bersama.
Setelah makan bersama kita akhirnya memutuskan untuk pulang dan sebelum pulang gue berkata
"sebelum kita pulang aku ingin memberikan sesuatu kepadamu, ini..." kata gue sambil memberikan sesuatu ke rin
rin kaget saat gue memberikan boneka kepadanya
"ricky, darimana kamu tahu aku suka dengan boneka babi ini...?"
"aku tahu, pasti kamu akan menyukainya..."
lalu kami pun pulang, dan gue nganterin rin terlebih dahulu sebelum pulang ke rumah gue
dan sesampainya di rumah rin rin berkata
"thanks ya, kamu udah traktir aku malam ini dan memberikan boneka yang lucu ini..."
"ya, no plroblem, oh ya aku pulang ya udah malam..."
"iya, hati-hati ya..."
"iya..."
lalu gue kembali ke mobil dan selama di perjalanan gue selalu terbayang wajah cantiknya rin seperti malaikat. Sesampainya di rumah gue menuju kamar gue dan merebahkan tubuh gue dan tidur.
Buat gue dia itu adalah Wanita yang baik dan Cantik yang pernah gue lihat.
TAMAT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar