Based on true story Nurmalita Zahra and Rizky Panca Fadlillah
"Dimana rasa sayang kepada setiap insan pasti selalu ada rasa cinta di setiap antaranya. Mungkin cinta pertama begitu indah bagiku tapi kini hanya menyimpan luka yang mendalam..."
-Nurmalita Zahra-
Perkenalkan namaku Nurmalita Zahra, kalian bisa memangilku lita. Aku bersekolah di SMPN 173 jakarta aku menyukai seorang pria yang sangat ramah, baik, dan setia sama aku yang bernama Rizky Panca. Langsung aja aku mulai cerita.
Aku duduk di bangku smp kelas 2 seperti biasa aku sebelum masuk ke dalam kelas atau saat istirahat aku selalu duduk di bawah pohon sambil termenung, lalu aku di hampiri oleh ketiga sahabatku yaitu Angel, Rin, dan Ayu. Lalu mereka menghampiri aku dan duduk di samping aku lalu angel bertanya kepadaku
"Lita, kamu menangis...?"
"oh, tidak kok aku tidak menangis..."
"kamu baik-baik aja kan...?"
"iya aku baik kok..."
lalu mereka menemaniku hingga bel tanda masuk berbunyi lalu saat bel tanda masuk berbunyi kami masuk ke dalam kelas dan guru datang dan pelajaran pertamapun dimulai.
Saat Istirahat
Saat istirahat aku berjalan menuju kantin sekolah lalu aku membeli bakso lalu aku makan, saat aku sedang makan aku di hampiri oleh Yola dan ketiga sahabat dekatnya yaitu Ifi, citra, dan Clara lalu yola berkata di hadapanku
"Eh cewek idiot, ngapain loe disini Hah! Biasanya loe di bawah pohon sendirian kayak kuntilanak..."
lalu yola tertawa di barengi ketiga sahabatnya
"Ingat ya, loe nggak boleh ke kantin ini lagi ngerti! Dasar cewek idiot.."
lalu aku tidak merespon apapun dengannya lalu aku jadi tidak nafsu untuk makan lalu aku kembali ke dalam kelas lalu saat di kelas aku dihina kembali olehnya
"Lihat teman-teman lihat si cewek idiot ini...!!!" Teriak yola kepada satu kelas lalu aku sudah Naik Pitam lalu aku berkata
"Ada masalah apa sih aku sama kamu...?"
"Enggak ada, gua tuh cuman mau bikin loe itu kesal aja..."
lalu aku menjambak rambut yola sekuat tenaga tetapi aku di cakar olehnya dan sahabatnya
lalu datang seorang pria dan berteriak
"Yola!!!"
lalu yola berhenti menjambak rambutku dan berkata
"rizky...?!"
"loe ngapain dia hah...?!"
"eng, enggak kok gua nggak ngapa-ngapain dia..." jawab yola berbohong
"eh, emang gue buta?! Gue ngeliat apa yang loe lakuin kedia, kalau loe ulangi seperti ini lagi gue nggak segan-segan untuk memberitahu kepala sekolah ngerti...?!!!"
lalu yola pergi dari hadapannya dan pria itu menghampiriku dan berkata
"kamu nggak papa...?"
"eng,,,enggak papa kok, cuman perih saja..."
"Oh! ayo ikut aku ke uks sekarang yuk..."
lalu aku diantar olehnya ke uks.
Di Uks
Aku di beri obat antiseptic olehnya lalu dia bertanya namaku
"nama kamu siapa...?"
"namaku lita, lalu nama kamu siapa...?"
"namaku Rizky Panca, kamu bisa memanggilku Panca..." jawab panca sambil tersenyum manis kepadaku
lalu bel tanda masuk berbunyi lalu kami berpisah
"aku balik dulu yah ke kelas..."
"iya, makasih ya kamu udah tolongin aku..."
"iya sama-sama, dah..."
lalu aku kembali ke dalam kelas saat di dalam kelas aku melihat wajah yola yang licik itu menatapku dengan tajam lalu aku tertunduk saja, lalu aku duduk dan ayu berkata kepadaku
"kamu enggak papa ta...?"
"enggak papa kok..."
lalu guru masuk kedalam kelas dan pelajaran selanjutnya pun dimulai.
Saat Pulang
Saat pulang aku berjalan menuju gerbang sekolah lalu saat aku sedang menuju gerbang aku dihadang oleh yola dan sahabatnya lalu dia berkata
"eh cewek idiot, loe udah mempermalukan gua di depan banyak orang, apalagi rizky!, ifi, citra, clara bawa nih cewek idiot.."
lalu kedua tanganku di seret oleh ketiga sahabat yola lalu aku dibawa oleh yola dan sahabatnya kedalam sebuah gudang tua yang sudah lama tak dipakai cuma untuk menaruh meja dan kursi saja. Lalu aku di dorong oleh ketiga temannya dan yolapun berkata
"ini pembalasan gua untuk loe karena loe udah mempermalukan gua di depan rizky..."
"Mampus loe, dasar cewek idiot..." tambah dari ifi
lalu aku dikunci oleh mereka aku tak bisa berbuat apa-apa, lalu daat aku ingin berusaha membuka pintu aku terbentur meja yang sangat keras, lalu aku berusaha teriak sampai suaraku habis tetap saja tidak ada yang mendengar dan tanpa sadar aku tertidur.
3 Jam Kemudian
Aku mendengar suara seorang yang telah menggendongku ke tepi air mancur lalu saat dia ingin mencoba memberi nafas buatan untukku, setelah selesai memberi nafas buatan untukku akupun tersadar.
"hei, kamu sudah siuman..."
aku masih belum tentu tahu wajahnya karena mataku masih 5watt lalu saat aku tersadar penuh aku kaget ternyata yang menolongku adalah panca lalu aku menjawab
"ehm, iy,, iya..."
"nih.." kata panca sambil memberikanku makanan dan minuman
"makasih..."
"kenapa kamu bisa ada di dalam gudang dan terkunci? Siapa yang menguncimu...?!"
"eng,,, enggak ada kok, tadi saat aku mau mengambil meja aku terkunci dari luar jadi aku nggak tahu untuk berbuat apa..." jawabku berbohong
"Oh, lain kali harus hati-hati ya..."
"iya..."
"Kening kamu kenapa...?"
"oh, tadi aku terbentur meja..."
lalu panca meniup dan mencium keningku, aku merasakan malu tetapi aku bahagia karenanya aku bisa keluar dari gudang
lalu kami makan roti bersama. Hingga akhirnya aku diantar olehnya sampai kerumah dan aku berkata
"terima kasih ya panca atas semuanya..."
"iya sama-sama..."
lalu panca kembali ke dalam mobil dan melambaikan tangan untukku lalu aku membalas lambaian tangannya.
Lalu aku masuk kedalam rumah
"Assalamuallaikum..."
"waalaikum salam..." jawab bunda
"sayang kamu kok baru pulang...?"
"iya bun, aku tadi habis kerja kelompok sama ayu..."
"oh, sayang kening kamu kenapa...?"
"tadi saat aku mengambil pensil di kolong meja aku terbentur..."
jawabku berbohong
"kamu tunggu sini ya, bunda ambilkan P3k dulu..."
lalu lukaku di rawat oleh bunda lalu setelah dirawat aku segera makan dan minum lalu aku segera tidur.
Keesokan Harinya
Aku bangun dari mimpi indahku, lalu aku menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu, setelah mengambil air wudhu aku segera sholat subuh. Setelah sholat aku segera ke kamar mandi untuk mandi dan setelah mandi aku memakai baju seragam sekolah lalu aku menuju ke meja makan dan bunda menyapaku
"pagi sayang, mau sarapan apa...?"
"Pagi bunda, aku mau makan telur mata sapi..."
"Baiklah bunda buatkan dulu ya, kamu minum susu dulu..."
"ok...!"
lalu aku minum susu sambil menonton kartun faforitku Spongebob, lalu bunda datang membawakan telur mata sapi dan bunda berkata
"ini sayang telur spesial buatan bunda..."
"terima kasih bunda, bunda memang nomor 1..."
lalu aku makan telur mata sapi dengan lahap.
Setelah makan aku berpamitan dengan ayah dan bunda lalu aku berangkat sekolah dengan naik angkot.
Di Kelas
Sesampainnya di sekolah lalu aku menuju kelas lalu sesampainnya di kelas aku di hadang oleh yola dan temannya
"eh idiot, gimana kemarin loe di gudang enak enggak? Hahahaha..." tanya yola sambil tertawa
lalu aku hanya diam dan yola berkata lagi
"sekarang loe yang piket, hari ini ada jadwal loe kan?, awas kalo loe nggak piket loe akan gua bawa ke gudang lagi ngerti!"
lalu yola dan temannya pergi lalu aku segera mengambil sapu dan mulai membersihkan kelas sendirian karena sekolahku masuk jam7:25 aku sengaja masuk agak pagi biar bisa belajar di sekolah, lalu datang ketiga sahabatku lalu ayu berkata
"ya ampun! Lita, kamu piket sendirian? Nggak ada yang bantuin yola mana...?"
"yola tadi pergi sama temannya..."
"kurang ajar dia, jangan mentang-mentang ketua kelas bisa seenaknya sama yang dibawahnya awas aja gua kasih pelajaran ke dia!"
lalu aku berkata
"sudahlah yu, aku nggak papa kok..."
"yaudah kami bantu ya...?" kata rin
"baiklah..."
lalu aku di bantu piket bersama teman-teman setiaku.
Lalu bel tanda masuk berbunyi lalu kami berhenti piket lalu saat kami duduk ke tempat duduk kami aku dilihat oleh yola dengan wajah liciknya lalu ayu mulai menggepalkan tangannya lalu aku cegah ayu agar tidak ada perkelahian lalu guru masuk ke dalam kelas lalu pelajaran pertama dimulai.
Saat Istirahat
Aku seperti biasa duduk di bawah pohon sambil melihat anak-anak bermain bola dan basket, lalu aku di hampiri oleh panca lalu ia berkata
"hey lita, kok kamu nggak main sama teman kamu...?"
"oh, aku lagi ingin sendiri aja..."
"kamu nggak ke kantin...?"
"enggak..."
"oh, kamu mau ke kantin bareng aku...?"
lalu aku terdiam, lalu ia mengulurkan tangannya lalu ia berkata
"Yuk...?"
lalu aku tidak bisa menolak lagi, lalu kami ke kantin bersama, lalu saat kami berdua di kantin yola melihat kami lalu ia memasang muka liciknya dan merencanakan sesuatu yang tidakku ketahui. Lalu yola berkata kepada sahabatnya
"Heh! Kita apain ya tuh cewek idiot itu...?"
"kita kerjain aja nanti pas pulang sekolah mau nggak la...?" Jawab ifi
"ide bagus tuh, tumben loe otaknya lancar..."
lalu aku dan panca mencari makanan lalu ia bertanya kepadaku
"kamu mau makan apa lita...?"
"aku mau makan bakso aja..."
"oh, tunggu sebentar ya..."
lalu panca memesan bakso yang aku minta. Lalu panca kembali membawakan aku bakso dan aku berkata
"Thanks ya..."
Bersambung...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar